Dr. Agus Salim Harahap, S.E., MM. dan Sixson Roberto Simangunsong, S.Pd., M.Pd.
Deli Serdang, Jumat, 29 Mei 2026, Komitmen perguruan tinggi dalam memperkuat kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diselenggarakan oleh dosen Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Sukma Medan. Bertempat di Berkah Jaya Perabot, Gg. Palem, Desa Sudemulio, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, kegiatan ini berfokus pada pendampingan penerapan sistem manajemen sumber daya manusia sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Program pengabdian dipimpin oleh Sixson Roberto Simangunsong, S.Pd., M.Pd. sebagai ketua tim bersama Dr. Agus Salim Harahap, M.M. sebagai anggota. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menekankan peran akademisi dalam memberikan solusi berbasis ilmu pengetahuan terhadap kebutuhan nyata yang dihadapi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.


Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian melakukan identifikasi terhadap pola pengelolaan sumber daya manusia yang telah diterapkan oleh mitra usaha. Hasil diskusi menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas operasional masih mengandalkan pengalaman dan kebiasaan kerja tanpa didukung oleh sistem pengelolaan SDM yang terstruktur. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi efektivitas kerja, koordinasi antarkaryawan, serta pencapaian target produktivitas usaha. Melalui sesi pendampingan, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya penyusunan pembagian tugas yang jelas, peningkatan komunikasi internal, pembentukan budaya disiplin kerja, hingga pelaksanaan evaluasi kinerja secara berkala. Seluruh materi disampaikan secara aplikatif agar mudah diterapkan sesuai dengan karakteristik usaha yang dijalankan oleh Berkah Jaya Perabot. Menurut Ketua Tim PkM, Sixson Roberto Simangunsong, S.Pd., M.Pd., keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk yang dihasilkan, tetapi juga oleh kemampuan pemilik usaha dalam mengelola sumber daya manusianya. Sistem kerja yang tertata akan memberikan dampak terhadap peningkatan efisiensi, memperjelas tanggung jawab setiap karyawan, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif. Sementara itu, Dr. Agus Salim Harahap, M.M. menambahkan bahwa pengembangan kompetensi sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang bagi pelaku usaha. Dengan pengelolaan SDM yang lebih baik, UMKM memiliki peluang yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan sekaligus memperkuat daya saing di tengah perkembangan dunia usaha yang semakin dinamis.




Selama kegiatan berlangsung, peserta terlibat aktif dalam diskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam aktivitas operasional sehari-hari. Tim pengabdian bersama mitra menyusun beberapa langkah perbaikan yang dapat diimplementasikan secara bertahap, mulai dari penyusunan standar kerja sederhana hingga mekanisme pemberian umpan balik kepada karyawan sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja. Pemilik Berkah Jaya Perabot menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program pendampingan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan perspektif baru mengenai pentingnya membangun sistem pengelolaan karyawan yang lebih profesional. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan mampu menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas manajemen internal sehingga produktivitas usaha dapat terus berkembang secara berkelanjutan. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, STIM Sukma Medan menunjukkan komitmennya untuk terus menjalin kolaborasi dengan masyarakat dan dunia usaha dalam mengimplementasikan hasil-hasil keilmuan yang relevan dengan kebutuhan lapangan. Pendekatan pendampingan yang bersifat partisipatif diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan tata kelola usaha, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat lokal.


