Dosen STIM Sukma Medan Wakili Yayasan Kitaoneus Asia Perkuat Kolaborasi untuk Pendidikan Inklusif, Yayasan Kitaoneus Asia Salurkan Dukungan Vokasi bagi SLB Negeri Pembina Sumatera Utara

Medan, Jumat, 8 Mei 2026, Kepedulian terhadap pengembangan pendidikan inklusif kembali diwujudkan melalui kegiatan sosial yang dilaksanakan di SLB Negeri Pembina Provinsi Sumatera Utara, Jalan Guru Sinumba, Helvetia Timur. Kegiatan ini mempertemukan lembaga sosial, dunia pendidikan, dan sektor industri dalam satu kolaborasi yang bertujuan memperkuat layanan pendidikan vokasi bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Dalam kegiatan tersebut, Sixson Roberto Simangunsong, S.Pd., M.Pd., Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Sukma Medan, hadir sebagai Representatif Yayasan Kitaoneus Asia. Kehadirannya merupakan mandat resmi dari yayasan untuk menjalankan fungsi representasi dalam pelaksanaan program sosial di Kota Medan, sekaligus memperkuat koordinasi antara Yayasan Kitaoneus Asia dengan mitra lokal.

Sebagai perwakilan yayasan, Sixson Roberto Simangunsong mengemban tanggung jawab dalam membangun komunikasi dan koordinasi dengan pihak SLB Negeri Pembina Provinsi Sumatera Utara, mendukung implementasi berbagai kegiatan sosial dan edukatif yang berorientasi pada penyandang disabilitas, serta menjembatani hubungan kerja sama antara Yayasan Kitaoneus Asia, komunitas lokal, institusi pendidikan, dan berbagai mitra yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan inklusif. Kegiatan sosial tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pejabat Manulife Insurance sebagai mitra strategis yang berkontribusi dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). Kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi antara organisasi nirlaba, dunia usaha, dan institusi pendidikan dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat, khususnya bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

Momentum utama kegiatan ditandai dengan penyerahan bantuan berupa satu unit oven berkapasitas besar yang akan dimanfaatkan sebagai sarana praktik vokasi bagi siswa tingkat SMA di SLB Negeri Pembina Provinsi Sumatera Utara. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran keterampilan, khususnya pada bidang tata boga, sehingga siswa memperoleh pengalaman praktik yang lebih optimal sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri. Di sela-sela kegiatan, Sixson Roberto Simangunsong menyampaikan bahwa keterlibatan dirinya sebagai dosen STIM Sukma Medan sekaligus representatif Yayasan Kitaoneus Asia merupakan bentuk kontribusi nyata akademisi dalam mendukung pembangunan masyarakat yang inklusif. Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam bidang pendidikan dan penelitian, tetapi juga berperan aktif membangun kemitraan dengan berbagai lembaga sosial untuk menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kegiatan seperti ini menjadi contoh bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan, lembaga sosial, dan sektor swasta mampu menghasilkan program yang berdampak nyata. Pendidikan vokasi bagi anak berkebutuhan khusus merupakan investasi penting untuk membangun kemandirian, meningkatkan kompetensi, serta membuka peluang yang lebih luas bagi mereka di masa depan,” ungkapnya. Selain prosesi penyerahan bantuan, kegiatan juga menjadi ruang diskusi mengenai pengembangan program-program inklusif yang berkelanjutan. Berbagai pihak bertukar gagasan mengenai peluang kolaborasi di bidang pendidikan, pelatihan keterampilan, serta penguatan kapasitas sekolah dalam mendukung pembelajaran vokasional yang lebih adaptif terhadap kebutuhan peserta didik. Suasana penuh kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Guru, siswa, perwakilan Yayasan Kitaoneus Asia, pejabat Manulife Insurance, serta para tamu undangan menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mendukung terwujudnya lingkungan pendidikan yang lebih inklusif. Bantuan yang diserahkan tidak hanya memberikan manfaat dalam aspek fasilitas pembelajaran, tetapi juga menjadi simbol kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial terhadap peningkatan kualitas pendidikan bagi penyandang disabilitas.

Melalui kegiatan ini, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma Medan turut mengambil bagian dalam memperkuat jejaring pengabdian kepada masyarakat melalui keterlibatan dosennya pada program-program sosial berskala nasional maupun internasional. Sinergi yang terbangun antara Yayasan Kitaoneus Asia, Manulife Insurance, dan SLB Negeri Pembina Provinsi Sumatera Utara diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menciptakan kesempatan belajar yang lebih inklusif, memberdayakan peserta didik berkebutuhan khusus, serta memperluas kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya masyarakat yang lebih berkeadilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *