Medan, Kamis, 11 Juni 2026, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Sukma Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui partisipasi aktif pada kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Internasional yang diselenggarakan bekerja sama dengan University Sains Malaysia (USM). Kegiatan yang berlangsung di SLB Negeri Pembina Tingkat Provinsi Sumatera Utara ini turut melibatkan sekitar 25 perguruan tinggi swasta yang tergabung dalam APTISI Wilayah Sumatera Utara, sebagai wujud kolaborasi akademik lintas institusi dan lintas negara dalam mendukung pembangunan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam kegiatan tersebut, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma Medan mengirimkan delegasi dosen yang dipimpin oleh Dian Purnama Sari, S.Pd., M.M. selaku Ketua Perwakilan STIM Sukma Medan. Delegasi STIM Sukma Medan juga diperkuat oleh Ayu Winda Rizky, MBA, Dr. Wardayani, S.E., M.Si., Dewi Shinta Wulandari Lubis, B.Sc., Soc., MHRM., Nurhayati, S.E., M.M., Juli Meliza, S.E., M.Si., Desy Irana Dewi Lubis, S.E., M.M., Vydia Fathimah, S.E.I., M.E.I., Jihan Humairoh, M.E., Mela Novaliska Panjaitan, S.E., M.M., Rahmat Hidayat, S.E., M.Si., Ihsan Iskandar, S.Sos., M.E., Sixson Roberto Simangunsong, S.Pd., M.Pd., serta Wendi Amsuri Nasution, S.E., M.M. Kehadiran delegasi STIM Sukma Medan menjadi bagian dari kontribusi aktif perguruan tinggi dalam mendukung berbagai program pengabdian masyarakat yang berdampak langsung bagi masyarakat.


Kegiatan CSR Internasional tersebut mengangkat berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan lingkungan sekolah. Salah satu agenda utama adalah penyuluhan kesehatan yang memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan diri, kebersihan lingkungan, serta membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini. Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan yang komunikatif dan disesuaikan dengan karakteristik peserta didik di sekolah luar biasa sehingga materi dapat dipahami secara optimal. Selain edukasi kesehatan, para peserta kegiatan juga bergotong royong melaksanakan pengecatan gedung sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap terciptanya lingkungan belajar yang nyaman, bersih, dan mendukung proses pendidikan. Kegiatan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara akademisi Indonesia dan Malaysia dalam memberikan kontribusi nyata yang dapat dirasakan secara langsung oleh warga sekolah.
Program berikutnya adalah edukasi pendidikan seks bagi anak berkebutuhan khusus. Materi difokuskan pada pengenalan bagian tubuh yang harus dijaga, pentingnya menjaga privasi, memahami batasan dalam berinteraksi dengan orang lain, serta meningkatkan keberanian anak untuk melaporkan apabila mengalami tindakan yang mengarah pada kekerasan atau pelecehan. Edukasi diberikan menggunakan metode pembelajaran yang sederhana, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Sebagai bagian dari penguatan wawasan akademik, kegiatan juga menghadirkan Seminar Edukasi Pendidikan Khusus yang mempertemukan akademisi, praktisi pendidikan, guru, serta mitra internasional untuk mendiskusikan berbagai pendekatan inovatif dalam pengembangan pendidikan inklusif. Seminar ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan mengenai praktik-praktik terbaik dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi anak berkebutuhan khusus

Ketua Perwakilan STIM Sukma Medan, Dian Purnama Sari, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa keikutsertaan STIM Sukma Medan dalam program CSR Internasional merupakan bentuk komitmen institusi dalam memperluas jejaring kolaborasi global sekaligus menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata. Menurutnya, kolaborasi dengan University Sains Malaysia membuka peluang yang lebih luas bagi perguruan tinggi untuk saling bertukar pengalaman, pengetahuan, dan praktik terbaik dalam bidang pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat. Selama pelaksanaan kegiatan, delegasi STIM Sukma Medan juga berinteraksi dengan akademisi dari University Sains Malaysia serta perwakilan perguruan tinggi anggota APTISI Sumatera Utara dalam berbagai sesi diskusi dan kolaborasi. Pertemuan tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat kemitraan internasional yang diharapkan mampu melahirkan berbagai program pengabdian dan penelitian kolaboratif pada masa mendatang.



Antusiasme seluruh peserta, baik dari kalangan guru, siswa, mahasiswa, maupun dosen, menunjukkan bahwa kolaborasi internasional melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat mampu menciptakan dampak positif yang tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga memperkuat jejaring kerja sama antarperguruan tinggi. Kehadiran STIM Sukma Medan dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, inklusif, dan berdaya melalui implementasi ilmu pengetahuan serta semangat kolaborasi lintas institusi. Melalui partisipasi aktif dalam CSR Internasional bersama University Sains Malaysia, STIM Sukma Medan berharap sinergi antara perguruan tinggi nasional dan internasional dapat terus berkembang dalam menghasilkan program-program pengabdian yang inovatif, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan serta kesejahteraan masyarakat Indonesia.


